8 Tips Menyimpan & Merawat Helm Agar Tetap Terjaga dan Awet Digunakan

2

AGV Corsa Winter Test 2013 dan SHOEI X12 Putih

Hello riders! Kembali lagi di Inside Helmet, dan kali ini bagi kalian yang hobi koleksi helm motor ataupun hanya punya 1 helm, yuk simak tips dan cara merawat dan cara menyimpan helm kalian.

Karena helm ini fungsinya sangat kritis, yaitu melindungi kepala riders, maka helm pun harus kita jaga kualitasnya agar tetap prima dan nyaman untuk digunakan.

Jika tidak dijaga dengan baik, alhasil helm akan menjadi cepat rusak yang dapat menyebabkan resiko keamanan dalam berkendara atau setidaknya harus meronggoh dompet karena helm harus direparasi ataupun diganti.

Berikut ini adalah tips cara merawat dan menyimpan helm dari Inside Helmet!

Disimpan di tempat yang tidak lembab

Bagian dalam helm kita terbuat dari kain dan juga busa sehingga nyaman ketika digunakan saat riding. Tapi apa jadinya kalo bagian tersebut rusak atau kotor? Nah, Inside Helmet sendiri udah pernah ngalamin ini secara pribadi, riders!

Jadi ketika helm kita simpan di tempat yang lembab dalam waktu yang lama, ternyata di dalamnya bisa tumbuh jamur! Iya, seperti pakaian aja kalo kita simpan lama di tempat lembab dan enggak kasih kamper, ujung-ujungnya jadi jamuran juga.

Disimpat di tempat yang tidak panas berlebihan

Selain tidak boleh di tempat yang lembab, helm juga sebaiknya jangan disimpan di tempat yang terlalu panas! Nah lho, lembab ga boleh, panas ga boleh. Emang paling benar helm disimpan di tempat yang sejuk, riders. Suhu ruangan yang sekitar 24 – 27 derajat juga oke kok.

Kenapa tidak boleh di tempat yang panas berlebihan itu karena panas yang berlebihan dapat merusak material di dalam helmet yang berfungsi untuk melindungi kepala riders (seperti impact absorbent & comfort liner).

Disimpan tidak dekat dengan cairan-cairan kimia ataupun oli motor

Dengan dampak yang sama, sebaiknya helm disimpan jauh dari bahan-bahan kimia. Jadi pastikan helm riders tidak disimpan di dekat minyak-mintak seperti bensin atau di dekat bahan-bahan pembersih seperti chain cleaner.

Intinya helm harus disimpan di tempat yang ekslusif dan jauh dari benda-benda mengandung kimia! Bayangkan jika ada cairan kimia yang menempel di comfort liner dan bisa menempel juga nantinya ke kulit riders. Pastinya ga mau kan? 🙁

KIT Rubbing Compound dan Micro Fiber

Tidak digantung di spion motor

Nah, ini nih yang sering disepelekan. Sebisa mungkin helm kesayangan kalian jangan digantung di spion ya riders. Kenapa tu?

Karena spion itu kan bahannya keras, dan ketika helm digantung di spion, artinya ada benda yang menekan bagian dalam helm (comfort liner & impact absorbent liner) dan itu dapat berakibat menurutkan tingkat kualitas liner tersebut.

Jangan masukkan benda apapun ke dalam helm (sarung tangan, balaclava, dll)

Ini juga salah satu yang sering disepelekan oleh beberapa riders, yaitu menyimpan barang-barang di dalam helm! Entah itu sarung tangan, balaclava, kunci motor, ataupun dompet sekalian, merupakan benda-benda yang sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam helm.

Emang sih, yang namanya kita bawa helm tangan kita pasti sudah fully booked dan agak susah membawa barang lainnya, tapi sebaiknya dan sebisanya jangan

Bersihkan helm secara rutin

Seringkali ini hal yang kita lupakan, ya namanya abis naik motor harian ataupun sunmori, pastinya sampe rumah kan bawaannya mau istirahat sejenak. Keadaan helm yang kita gunakan pun akhirnya terbengkalai dan segala jenis kotoran menempel di bagian luar dan dalam helm kita.

Cara Mencuci Helm Bagian Luar dan Visor Helm

Nah baiknya riders secara rutin membersihkan helm ya, walaupun hanya sekedar membersihkan bagian outer shell dan juga menyemprotkan inner-liner dengan anti bacteria seperti MOTUL MC Care M2.

Gantilah helm riders setiap 5 tahun

Perkara ganti helm pastinya berhubungan erat dengan mengeluarkan uang. Yes riders, sudah menjadi rekomendasi wajib secara pengalaman ataupun himbauan dari pembuat helm dan pencetus standard keselamatan dari SNELL itu sendiri, helm itu harus diganti setidaknya 5 tahun sekali!

Kenapa begitu?

Karena material-material yang ada di dalam helm meliputi segala jenis perekatan, batok, lining, dan bagian-bagian lainnya memiliki depresiasi akan kualitas (dalam hal keamanan dan kenyamanan).

Apalagi jika benda-benda tersebut sering bersentuhan dengan keringat, minyak dari rambut, kosmetik, ataupun berbagai material eskternal lainnya mungkin seperti bahan-bahan kimia dari bensin atau alat-alat pembersih lainnya.

Maka dari itu, helm motor kalian sebaiknya jangan ditaro di atas tangki bensin (lebih tepatnya fuel cap) karena bensin bisa saja menguap dan menempel di inner-lining helm kalian.

Kalo helm jatoh, harus langsung ganti ga?

Yes and no sih, riders. Soalnya kalo menurut SNELL juga, helm yang diproduksi (apalagi helm premium seperti SHOEI, Arai, AGV, etc) ga mungkin dibuat hanya untuk sekali pakai.

Tetapi namanya juga ketahanan (durabilitas) dari sebuah barang kalo terjadi sebuah benturan, lama kelamaan kualitasnya pasti berkurang (setidaknya lebih cepat daripada enggak pernah jatoh).

Jadi tergantung seberapa tinggi jatohnya, jatohnya di lahan yang seperti apa, dan yang terpenting apakah ada sebuah kerusakan fatal seperti outer-shell yang retak. Nah kalo uda begini, uda wajib ganti riders! Mahalan cedera kepala dibandingkan beli helm baru!

Begitulah riders beberapa tips, rekomendasi, dan cara merawat helm kesayangan kalian. Pun buat harian ataupun dipake sekali seminggu aja pas sunmori, helm merupakan aset yang penting bagi seorang pengendara motor.

Karena helm melindungi bagian kepala kita, yang merupakan anggota tubuh yang penting namun cukup rentan terhadap kecelakaan lalu lintas.

Maka dari itu, jagalah helm kalian agar kualitas dan kenyamanannya tetap maksimal, sehingga siap selalu sedia melindungi kepala kita saat berkendara.

Ada yang punya tips lain? Yuk share di bagian comment Inside Helmet!

"Ride Outside, Write Insight" Pria kelahiran 13 Agustus 1990 ini memiliki hobi seputar motor dan juga blogging. Bekerja di dunia digital marketing juga membuat Arvy lebih senang mendalami content marketing. Sekarang ini, Arvy sedang menggunakan Suzuki GSX-R600 tahun 2008 sebagai motor "hobi"nya.

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here