Bawa Mobil di Melbourne, Australia, Serem-Serem Seru!

0

Hello riders, beberapa minggu lalu Inside Helmet dan teman-teman kebetulan pergi ke Melbourne (Australia) untuk pekerjaan dan sekalian jalan-jalan.

Bukan mau sharing tentang jalan-jalannya sih, tapi mau sharing serba-serbi dan rasanya nyetir mobil di rumah Kangguru dan Koala ya.

Bawa mobil di Australia Melbourne

Sebelum kita bisa nyetir kendaraan jenis apapun (mobil, motor, truk, dll), yang terpenting sebelum pergi adalah pastikan kita punya SIM Internasional ya. Bisa cek di konten sebelumnya untuk cara membuat SIM Internasional riders!

Kenapa itu penting? Karena di luar negeri (terutama kalo di rental yang besar), SIM Internasional itu biasanya wajib ditunjukkan. Kalo tidak? Ya tidak diberikan izin mengemudi alias ga diberikan approval rental mobil.

Tapi boleh dicek dulu dengan rental yang ingin dituju, apakah mereka terima SIM Indonesia (karena pernah cek sewa motor di Garners Motorcycle mereka oke-oke aja dengan SIM Indonesia).

Kalo di Australia, sewa mobil di mana?

Ada beberapa rental mobil yang cukup terkenal sih, seperti Hertz, Europcar, Alamo dan lain-lain.

Kalo Inside Helmet sendiri rentalnya di Europcar dengan alasan kemudahan pengambilan & pengembalian mobil (terutama dari Airport Tullamarine) dan juga dari perbandingan harganya.

Berapa biaya sewa mobil di Melbourne?

Harga sewa mobil

Kalo ini tergantung pilihan pastinya ya, cuma kisaran harganya bisa mulai dari Rp300.000 hingga Rp1.500.000 per hari.

  • Mobil kecil untuk 4 orang bisa dari Rp300.000 – Rp500.000
  • Mobil SUV untuk 5 orang bisa dari Rp500.000 – Rp1.000.000
  • Mobil premium dan sport biasanya udah di atas Rp1juta

Selain itu, jangan lupa tentang biaya asuransi dan biaya deposito ya.

Harga asuransi mobil

Kalo asuransi, biasanya sih udah berikut harga sewa mobilnya tapi itu baru basic. Inside Helmet sih saranin (namanya kita berkendara di negara orang) lebih baik pakai asuransi yang full-protection.

Memang menambah biaya kisaran Rp2.000.000 – Rp5.000.000 tapi lebih nyaman bawa mobilnya karena ga takut baret-baret kecil jadi masalah.

Tips buat biaya asuransi yang lebih murah: gunakan agregator rental seperti RentalCars.com, tapi kendalanya kalo ada apa-apa ditalangi terlebih dahulu dan sistemnya reimburse.

Harga asuransi sewa mobil di Australia
Lebih murah kan? 🙂

Harga deposito mobil

Terus untuk depositonya sendiri mungkin bervariasi antara rental mobil dan jenis mobilnya, tapi bisa dipatok sekitar kisaran Rp2.500.000-Rp5.000.000 setiap kali rental.

Biaya tambahan lainnya

Untuk biaya tambahan lainnya yang ga wajib dilakukan adalah kursi anak, GPS, dan pengemudi tambahan.

Pengemudi tambahan? Yap! Kalo rental di Australia harus bayar lagi kalo misalkan nyetirnya mau ganti-gantian. Otomatis kedua pengendara harus punya SIM Internasional karena akan didata di sistem rentalnya.

Untuk kursi anak dan GPS bisa riders cek sendiri di webnya, dan kalo pengemudi tambahan kisarannya Rp200.000-Rp300.000 per harinya.

Peraturan menyetir di Australia

Secara peraturan sebenarnya ga jauh beda dengan Indonesia atau negara manapun, hanya saja karena negara itu lebih teratur dan taat, jadi rambu jenis apapun emang harus dipatuhi.

Kalo urusan setirnya di mana, setir mobilnya sama seperti di Indonesia yaitu sebelah kanan. Artinya nyetir mobil ada di jalur sebelah kiri ya.

Kalo urusan marka jalan dan simbol-simbol rambu di jalan juga kurang lebih sama atau setidaknya cukup representatif. Selain mudah dikenali, mudah banget juga untuk diliat. Jadinya rata-rata pengendara di sana gampang untuk tau peraturan daerah masing-masing.

Batas kecepatan maksimal

Perlu diperhatikan juga kecepatan maksimal di daerah tertentu ya. Setiap daerah biasanya ada rambu yang menandakan maksimal kecepatan yang bisa ditempuh.

Kalo di dalam kota biasanya 40-70kmph, kalo jalan antar kota (highway, freeway) biasanya boleh sampai 80-100kmph. Sayangnya di Australia tidak ada jalanan yang boleh di atas 100kmph.

Hook turn di Melbourne

Paling yang membuat pikuk dan bingung di awal-awal adalah kalo ketemu hook turn. Ini adalah peraturan lalu lintas yang unik di Australia (Melbourne khususnya). Hook turn biasanya ada di jalanan dalam kota (city) yang memiliki jalur tram.

Fungsi hook turn ini adalah, pengendara yang mau belok kanan tidak akan menghalang-halangi jalur dan lalu lintas dari tram itu sendiri.

Caranya sebenarnya cukup mudah, perhatikan rambu-rambu hook turn, kalo ada berarti kita siap-siap ambil jalur kiri. Ketika sudah dekat belokan, maju sedikit agak ke arah kiri seperti menghalangi kendaraan yang akan jalan dari sebelah kiri.

Lah? Mobil orang kok dihalangi? Tapi ya memang begitu. Biasanya ada kotaknya dan bisa berhenti di sana, dan 1 atau 2 mobil lainnya bisa menunggu di belakangnya persis. Kalo udah kepenuhan, biasanya pengendara yang juga mau belok kanan di Hook-turn harus menunggu di belakang garis sebelum lampu lalu lintas, berhenti sambil menyalakan sein ke kanan.

Lahhh? Orang di belakang yang mau belok kiri gimana?

Orang-orang di sana udah paham banget kok kalo kalian mau belok kanan tapi kuota Hook turnnya udah abis. Jadinya mereka akan ikut nunggu. Lagipula lampu merah di sana ga lebay lamanya kayak di Indonesia. 😛

Nah kalo kalian kedapetan untuk Hook-turn, tunggu sampai jalur yang dari arah kalian ini lampu merah, lalu langsung tancap gas belok kanan sebelum mobil yang kalian halangi kedapatan lampu hijau.

Berapa harga bensin di Australia?

Terutama untuk daerah Melbourne, harga bensinnya bisa sekitar $1.26 per liter atau sekitar 17 ribu per liter! Itu pun Unleaded 91 belum yang Premium Leaded 95 atau 98.

Isi bensin di sana ada berbagai tempat mulai dari Coles Express, Seven Eleven, Caltex, dan lain sebagainya. Bisa dicek juga di website ini ya: https://fuelprice.io/vic/melbourne/

Oh iya, di sini isi bensinnya sendiri ya. Tinggal angkat nozzle bensinnya, masukin ke lobang bensin mobil, teken deh “pelatuknya”. Nah, kita tinggal ukur mau sampai berapa tinggal stop dan angkat nozzle, lalu dikembalikan ke tempat yang semula.

Setelah itu, masuk ke tokonya, lalu bilang sama penjaganya kita di pom nomor berapa dan tinggal bayar di sana. Done!

isi bensin di Australia Melbourne

Himbauan penting nyetir di Australia

Lagi-lagi terlebih di Melbourne (karena perginya ke sana), ini ada beberapa himbauan dan tips nyetir di Australia ya.

  1. Orang di sana bawa kendaraannya gesit-gesit. Gesit bukan ngebut ga karuan, tapi rata-rata nyetirnya di ambang batas kecepatan maksimal. Ini yang membuat jalanan di sana padet tapi tetap jauh lebih lancar daripada Jakarta.
  2. Harus bener-bener perhatiin rambu dan marka jalan. Tanda-tanda ini udah jelas banget jadi harusnya bisa dipatuhi ya.
  3. Jaga jarak kendaraan, karena ini berfungsi untuk melihat marka jalan dan juga jaga jarak aman dengan kendaraan lain. Orang lain mungkin ga suka kalo kita terlalu deket-deket.
  4. Kalo dari berenti mau jalan (seperti lampu merah atau keluar gang), harus lumayan gesit alias digas cukup cepat, karena begitulah cara mereka bawa mobil di sana. Ini berfungsi biar kendaraan sebelumnya ga harus ngerem ataupun nunggu lama.
  5. Kalo belok, tetep di jalurnya jangan berubah-ubah. Ikutin garisnya ya.
  6. Kalo orang lain kasih lampu sein (turn signal), harap diberikan jalan, karena orang lain pasti akan kasih jalan buat kalian kalo kasih lampu sein.
  7. Perhatikan rambu-rambu Stop. Ini artinya harus bener-bener stop dulu (walaupun jalanan kosong), cek situasi, baru jalan lagi.
  8. Perhatikan rambu-rambu Give Way dalam bentuk tulisan atau rambu yang tengahnya putih dan dikelilingi garis merah (biasanya pas runabout atau bundaran). Kalo ketemu rambu-rambu ini harus kasih prioritas (beri jalan) untuk kendaraan yang dari arah kanan.
  9. Prioritaskan pejalan kaki! Ini penting banget karena kita tidak terbiasa di Indonesia. Kalo ada orang nyebrang di zebra cross atau pas mereka lampu hijau, kita harus stop dan membiarkan mereka lewat terlebih dahulu. Walaupun kita lampu hijau, tetap pejalan kaki itu prioritas ya.

Jadi, apa rasanya nyetir di Australia?

Selain pemandangan yang luar biasa indah dan bersih, nyetir di luar negeri membuat kita lebih melek sama peraturan lho. Dari situ kita jadi lebih berhati-hati dan lebih sabar.

Nyetir di Australia Melbourne

Ya walau kalo ngebandingin sama negara tercinta kita ini masih jauh dari kata mirip, tapi setidaknya kita bisa membawa kebiasaan baik dan memberikan contoh ke pengendara lain.

Tapi memang sulit, kita coba melakukan yang baik malah kalah dominan sama yang melakukan kesalahan, alhasil dimarahin dan dikatain g*blok kalo lagi di jalan.

Yang terpenting, selalu waspada dan tetap menjaga keamanan dalam berkendara ya riders!

Begitulah riders (atau readers kalo ga main motor :P) kurang lebih serba serbi bawa kendaraan di Australia (Melbourne). Rata-rata harusnya di tempat-tempat lain juga mirip dengan Melbourne, tapi mohon perhatikan lagi aja peraturan setempatnya ya.

Kalo ada yang punya pertanyaan, monggo ditanya aja di bawah ini nanti Inside Helmet bantu untuk jawab, takutnya ada yang kelupaan belum dimasukkan ke konten.

Thank you sudah membaca, semoga bermanfaat!

"Ride Outside, Write Insight" Pria kelahiran 13 Agustus 1990 ini memiliki hobi seputar motor dan juga blogging. Bekerja di dunia digital marketing juga membuat Arvy lebih senang mendalami content marketing. Sekarang ini, Arvy sedang menggunakan Suzuki GSX-R600 tahun 2008 sebagai motor "hobi"nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here