Selamat Tinggal Jalan Thamrin

0
Peraturan 17 Desember 2014 Jalan MH Thamrin
Jalan MH Thamrin Yang Udah Enggak Boleh Dilewatin Motor

Pada hari ini tepatnya hari Rabu, 17 Desember 2014, peraturan bahwa kendaraan motor (beroda dua) dilarang keras untuk melintasi jalanan protokol. Seperti dikutip di detik.com, motor udah enggak boleh lagi melintasi Jalan MH Thamrin sampai Jalan Merdeka Barat dalam 24 jam (jadi bener-bener enggak boleh lewat sama sekali nih…). Penasaran enggak sih sebenarnya kenapa pengendara motor (termasuk Inside Helmet dan temen-temen juga ni) udah dilarang masuk Jalan MH Thamrin sampai Jalan Merdeka Barat?

Jalan-Jalan di Jalan MH Thamrin Sebelum Ditutup
Sebelum Ditutup, Jalan-Jalan Dulu šŸ˜›

Jumlah Kecelakaan Motor Yang Tinggi

Mungkin di awal-awal beberapa dari kita mendengar kabar bahwa diberlakukannya peraturan tersebut dikarenakan jumlah kecelakaan pengendara motor (hingga kematian lho..) yang cukup banyak di daerah Thamrin. Beberapa menganggap ini tidakĀ make sense, dan beberapa juga bilang bahwa mereka setuju dengan alasan itu. Yaa, namanya juga ada perubahan pasti ada yang pro dan ada yang kontra kan. Tapi memang ada statistiknya kok yang menunjukkan tingkat kecelakaan tersebut, jadi bukan alasan yang dibuat karena asumsi. Nah, bagi Inside Helmet sendiri juga sebenarnya alasan ini masih “abu-abu”, datanya ada, analisisnya ada, tidak bisa sepenuhnya setuju dengan alasan tersebut. Karena kecelakaan terjadi bisa di mana saja oleh siapa saja, yang diperlukan adalah pendidikan lalu lintas kepada pengguna jalan, terutama pengendara motor. Mungkin salah satu pengurangannya adalah mengalihkan pengendara motor agar bisa menggunakan kendaraan umum dengan peraturan ini. šŸ™‚ Makanya “abu-abu” nih. Hahaha.

Enaknya Riding di Jalan MH Thamrin Itu Sepi Saat Sabtu Pagi
Sabtu Pagi Jalan MH Thamrin Sebenarnya Sepi.. šŸ™

Tingkat Kemacetan Yang Tinggi

Oke kita move on ke alasan berikutnya, yaitu karena tingkat kemacetan yang tinggi di daerah protokol yang disebabkan salah satunya oleh pengendara motor. Sebenarnya ini juga “abu-abu” untuk Inside Helmet, karena kemacetan bukan hanya disebabkan oleh pengendara motor kan. Contohnya banyaknya mobil yang melewati daerah tersebut, banyak kendaraan umum yang melintasi (terkadang juga berhenti sembarangan) Jalan Thamrin. Tapi kalau kita lihat dari sisi cara pengendara motor mereka, Inside Helmet pun juga terkadangĀ greget ngeliatnya. Haha. Makanya ini “abu-abu” buat Inside Helmet, di satu sisi bukan hanya sepeda motor yang banyak (tapi mobil juga banyak, kendaraan umum juga banyak + sembarangan berhenti), tapi melihat kondisi yang cukup semrawut di daerah sana juga mungkin uji coba yang sedang diberlakukan ini akan membuahkan jawaban, sehingga nanti peraturan dan penggunaan jalan ke depannya jadi lebih baik (entah diubah, ditetapkan, atau dihilangkap sepenuhnya).

Jalan Jendral Sudirman Masih Boleh Dilewati Motor
Tapi Jalan Jendral Sudirman Sepertinya Masih Boleh Dilalui Sepeda Motor

Penerapan Sistem ERP Yang Akan Datang

Nah, kita mulai masuk ke alasan yang terakhir, yang menurut Inside Helmet adalah alasan cukupĀ masuk akal di antara alasan lainnya kenapa motor tidak boleh lewat Jalan MH Thamrin sampai Jalan Merdeka Barat. Mengingat kita akan memiliki ERP di daerah Jakarta, dan Jalan Thamrin adalah salah satunya, maka pemerintah pun harus mengambil kebijakan agar sistem ERP ke depannya berjalan dengan baik. Sepeda motor di Indonesia kalo harus pakai ERP juga, kayaknya bakal ribet banget deh, dan enggak akan bisa efektif dari pemasangannya sampai eksekusinya. Jadi cara yang diambil pemerintah agar ERP dapat berjalanĀ at least cukup baik ke depannya adalah untuk melarang motor masuk ke daerah tersebut, sehingga sistem ERP dapat dipasang di jenis kendaraan mobil dan angkutan umum saja.

Jalan Jendral Sudirman Senayan Masih Aman Dilalui Motor
Apakah Nanti Peraturannya Akan Menjalar Sampai Putaran Senayan?

Kesimpulan Dari Inside Helmet

Sebenarnya masih belum jelas pastinya arahan ke depannya akan seperti apa, dan hari ini juga kan sebenarnya masih uji coba sampai nanti tahun Februari 2015 diresmikan. Sanksi yang diberikan cukup berat lho, kalo melanggar dan melintasi Jalan Thamrin sampai Jalan Merdeka Barat dengan motor, akan dikenakan denda Rp500,000 atau SIM dicabut di tempat. Kacau juga tuh.. Kalo enggak salah harus nunggu 1 tahun dulu baru bisa bikin SIM deh. Anyways, taati peraturan yang ada ya. Namanya perubahan pasti ada enak dan enggak enaknya, dan kita juga belum tauĀ impactĀ dari peraturan ini seperti apa ke depannya. Mungkin ada revisi, atau ditetapkan, atau mungkin dihilangkan, kita belum tau. šŸ™‚ Yang pasti mari kita (coba sebisanya) mendukung (walau berat buat beberapa pihak) program pemerintahan kita, biar Jakarta enggak tambah macet, dan semakin hari orang semakin beralih ke kendaraan umum dibandingkan membawa kendaraan pribadi yaa. Enjoy and Ride Safely!

 

Arvy Este
Founder and Writer of Inside Helmet
Motorcycle Blog and Vlog Indonesia
Ride Outside, Write Insight

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here