Review Yamaha R25 2015: Test Ride Motor Teguh!

0

Hello riders, pertama-tama (Maap telat) Inside Helmet mau mengucapkan Selamat Natal kepada yang merayakan dan selamat berlibur untuk semuanya! Dan sebelum bulan Desember dan tahun 2015 ini berakhir, saya mau share tentang salah satu motor kelas 250cc yang cukup membuat gebrakan di Indonesia di tahun 2014 kemarin. Jika dibayangkan soal motor 250cc, kebanyakan orang pasti kebayangnya adalah Kawasaki Ninja 250R dan mungkin sedikit yang akan menganggap itu Honda CBR250R (Sedih…). Tapi yang baru ditest-ride sama Inside Helmet bukanlah keduanya itu, melainkan saya akan melakukan review Yamaha R25 2015!

Sekelas 250cc Dengan Beber, Tetapi Begitu Berbeda!

Motor sportbike berbobot 250cc dari Yamaha ini dimiliki oleh Teguh Setiawan, seorang rekan 1 kantor saya di aCommerce. Walau terlihat “tidak standard”, tanpa banyak otak atik di bagian mesin, Teguh lebih memilih untuk bermain secara visual saja di Yamaha R25 ini, yaitu:

  • Handle Bar Stabilizer Scarlet
  • Selang rem depan & belakang TDR ukuran 35inc
  • Handle rem & kopling Nui
  • Knalpot custom-made
  • Light neon di bagian mesin
  • Under cowl custom-made

Lampu Neon Custom R25 di bawah bodi

Saat saya tes untuk muter 4x di Monasco, ada beberapa hal yang bisa dirasakan dengan jelas perbedaannya antara Yamaha R25 dengan Honda CBR250R dan Kawasaki Ninja 250R. Motor ini memiliki mesin DOHC 249cc dengan 2 silinder seperti Kawasaki ninja 250R dan dilengkapi juga dengan sistem bahan bakar yang sudah menggunakan Fuel Injection System (Seperti rata-rata motor sekarang pada umumnya). Kalo bicara soal tenaga, Yamaha R25 memiliki horsepower yang lebih tinggi dibanding dengan Honda CBR250R atau Kawasaki Ninja 250R, yaitu 30hp (Lebih besar 4hp daripada Ninja). Maka dari itu secara teorinya berarti Yamaha R25 ini lebih cepat dibanding Honda CBR250R Kawasaki Ninja 250R.

Untuk secara spek dan teknisnya mungkin riders udah paham betul soal Yamaha R25 ini, maka dari itu yuk langsung kita simak review Yamaha R25 dari perspektif Inside Helmet sebagai tester dan Teguh sebagai ownernya!

Fog Lamp Yamaha R25 2015

Enaknya Naik Yamaha R25 2015

  • Dengan ukuran bodi yang lebih kecil dan lebih enteng ini, Yamaha R25 sangat dengan nyaman dan mudah untuk dikendarai oleh rider yang baru belajar ataupun yang sudah terbiasa membawa motor sport kelas 250cc.
  • Bicara soal speed, dengan 30 horsepower Yamaha R25 bisa menembus lebih dari 180km/jam!
  • Ergonomic atau posisi duduk rider pada motor Yamaha R25 bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Posisi duduk yang tegak santai cocok untuk harian, atau bisa juga duduk lebih ke belakang dan menunduk untuk posisi yang lebih sporty.
  • Akselerasi yang powerful sehingga mudah dikendalikan juga di track yang berliku-liku. Dengan bantuan bodi yang compact, rider bisa dengan mudah melakukan cornering dengan motor ini.
  • Design motor yang sporty dan fresh di kelasnya. Lampu depan dual-headlamp dan memiliki fog lamp yang sebelumnya tidak ada di Honda CBR250R ataupun Kawasaki Ninja 250R, serta bodi dan lampu belakang yang runcing membuat pemilik Yamaha R25 pun berlomba-lomba memodifikasi motor agar telihat lebih sporty.
  • Jarak antara handle bar dan bodi fairing agak leluasa, sehingga bisa handle bar pun bisa diganti dengan underyoke (yang kurang lebih seharga 2juta) atau dengan mudah menurunkan shock depan maksimal 3cm (gratis, tapi tidak direkomendasikan jika mau dibawa ke track).
  • Jok motor terpisah seperti sportbike ber-cc besar dan speedometer yang modern dan memiliki dashboard informasi yang cukup lengkap.

Dashboard Cockpit Yamaha R25 2015

Kurang Enaknya Menggunakan Yamaha R25 2015

  • Bentuk bodi dan tangki bensin yang lebih kecil dari motor sport 250cc lainnya membuat Inside Helmet harus menyesuaikan diri dengan posisi dan beratnya. Mungkin untuk riders yang terbiasa dengan Honda CBR250R dan Kawasaki Ninja 250R juga harus beradaptasi lebih.
  • Pada bagian footstep agak berbeda (terasa lebih sempit) dengan motor kelas 250cc lainnya. Jika saya menggunakan CBR atau Ninja dengan sepatu riding (boots), mengganti transmisi terasa mudah. Tetapi di R25 saya mengalami kesulitan karena bagian depan sepatu sering tersangkut. Untuk kenyamanan saat menggunakan riding gear, mungkin pemilik motor ini harus mengganti footstep terlebih dahulu.
  • Tidak ada rear-hugger di belakang (berbeda dengan R15 yang memiliki rear-hugger). Jika Anda tipe rider yang mengharuskan ada hugger di belakang (di bagian ban), maka riders harus membeli lagi.
  • Rem depan nampak berfungsi dengan baik, tetapi tidak begitu dengan rem belakang. Rem belakang standard dari Yamaha R25 terasa kurang pakem.

Tampak Belakang Yamaha R25 2015

Nah, begitulah riders hasil review Inside Helmet bersama Teguh tentang motornya Yamaha R25 tahun 2015. Bisa dibilang motor ini adalah gebrakan terbaru di kelas motor sport 250cc dari bentuk dan juga power motor itu sendiri, Oleh karena itu, tidak begitu sulit untuk membawanya ke pasar Indonesia. Di luar negeri pun, motor ini disukai oleh para rider-rider pemula, ditambah di beberapa negara motor R25 ini dikenal sebagai Yamaha R3 (Seperti CBR300R dan Ninja 300R). Di akhir tahun 2015 ini, motor Yamaha R25 ditawarkan dengan harga sekitar 53-54 juta untuk versi standard dan 59 juta untuk versi ABS. Enjoy and Ride Safely!

Tampak Depan Yamaha R25 2015

 

Arvy Este
Founder and Writer of Inside Helmet
Motorcycle Blog and Vlog Indonesia
Ride Outside, Write Insight

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here