Rasanya Naik Motor Yamaha Mio 2008 Untuk Harian

0

Jadi, beberapa bulan yang lalu InHelm dikagetkan dengan hadirnya kendaraan roda dua misterius yang ada di garasi rumah. Dikira itu punya tukang yang lagi benerin genteng bocor, karena waktu itu lagi sering bocor kalo hujan gede.

Pas dilihat ke dalem, ternyata enggak ada siapa-siapa, dan langsung dikasih kunci Yamaha Mio 2008. Lumayan, jadi orang di rumah bisa naik motor juga kalo mau kemana-mana yang deket. Dan kebetulan ada tambahan armada ini di rumah, mari kita review motor Yamaha Mio 2008!

Review Yamaha Mio 2008
Narsis dulu sebelum berangkat kerja dengan Yamaha Mio 2008

Yap, kehadiran motor matic / scooter ini juga ada fungsinya juga untuk keseharian InHelm yang harus bolak balik ke daerah Sudirman untuk kerja. Dari kuliah, InHelm biasanya naik motor Honda CBR250R, tetapi lama kelamaan sewaktu mulai kerja mulai terasa yang namanya “Capek juga bawa ni CBR”. Akhirnya InHelm pun coba ke kantor naik  Yamaha Mio ini.

Hasilnya? Memang luar biasa kalo ngerasain perpindahan naik Honda CBR250R ke Yamaha Mio ini. Yang biasanya kalo macet bisa pegel dan panas di bagian paha, kali ini bisa jadi lebih santai kalo ketemu yang namanya macet ala Jakarta!

Motor matic atau scooter memang menjadi motor pilihan bagi warga Indonesia, terutama di Jakarta yang selalu penuh dan macet di kebanyakan area.

Keunggulannya adalah mudahnya mengendarakan matic (tanpa kopling dan gear) dan juga posisi duduk yang cukup nyaman. Motor-motor matic belakangan ini pun memiliki fitur yang mengalahkan jenis motor lainnya, yaitu bagasi yang cukup besar untuk menampung helm half-face.

Tetapi kalo bicara motor Yamaha Mio yang InHelm punya ini, ternyata masih memiliki fitur yang belum secanggih pembuatan tahun 2014.

Tampak Belakang - Review Yamaha Mio 2008
Dekilnya.. Belum sempet cuci ini Mio

So, untuk review motor ini, apa enaknya naik motor Yamaha Mio 2008 dibanding motor Honda CBR250R?

  • Bensin yang relatif lebih murah dibandingkan naik Honda CBR250R yang diisi full tank Rp 100,000 (Shell Super) dan Yamaha Mio 2008 diisi full tank Rp 20,000 (Premium).
  • Posisi duduk yang enggak harus nunduk, lebih nyaman untuk harian dan kondisi jalanan di Jakarta. Bisa taro barang/tas ukurang sedang di bagian kaki juga.
  • Simple and easy, tinggal gas rem saja. Enggak perlu lagi repot atur kopling kalo macet-macetan.
  • Motor tidak terlalu berat, mudah untuk digeser kalo di parkirannya penuh.
  • Biaya maintenance dan pajak kendaraan bermotor yang lebih murah.

Dan apa yang kurang enak dari naik Yamaha Mio 2008?

  • Walaupun bensin relatif lebih murah daripada Honda CBR250R, tapi Yamaha Mio 2008 ini termasuk boros. Dengan kapasitas tangki bensin kurang lebih 3 liter, InHelm harus sering bolak balik pom bensin kurang lebih 3x dalam seminggu. Boros juga ya..
  • Motor matic tergolong enteng, jadi sangat memungkinkan tidak stabil kalo diterpa angin yang cukup kencang.
  • Jika kalian adalah speed freak, bisa jadi kalian kurang puas dengan performance maksimalnya.
  • Untuk dibandingkan dengan motor matic / scooter akhir-akhir ini, Yamaha Mio 2008 memiliki ukuran bagasi yang cukup kecil.

Secara umum, motor matic / scooter merupakan pilihan yang tepat apalagi kalo kesehariannya harus pulang pergi melalui daerah yang macet. Walaupun InHelm menyebutkan beberapa kelemahan dari motor ini, tetapi bukan berati motor ini tidak baik.

Kenyamanan berkendara untuk harian adalah hal yang penting, dan Yamaha Mio 2008 bisa jadi pilihan beberapa masyarakat yang ingin memiliki motor dengan budget rendah.

Makanya InHelm juga masih pakai ini motor, lumayan uang bensin bisa disimpan untuk hal lainnya. Lalu Honda CBR250R buat apa dong? Tentunya riding di akhir minggu atau pas liburan!

Semoga review motor Yamaha Mio 2008 ini berguna dan bisa menjadi pertimbangan riders kalau sedang memilih-milih ya. Enjoy and Ride Safely!

 

Arvy Este
Founder and Writer of Inside Helmet
Motorcycle Blog and Vlog Indonesia
Ride Outside, Write Insight

REVIEW OVERVIEW
Riding dan Ergonomi
Mesin dan Power
Build Quality
Konsumsi BBM
Fitur dan Elektronik
Harga Motor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here