Motor Akan Dilarang Melintasi Sejumlah Jalan di Jabodetabek! Apa Pendapat Inside Helmet?

0

Motor Dilarang Lewat

Hello riders, seperti yang sudah diberitakan di beberapa media bahwa ada kemungkinan mulai bulan September 2017, pengendara motor akan dilarang melintasi 8 ruas jalan di Jabodetabek.

Waduh, pas kemarin Jalan Thamrin yang sudah dilarang dilintasi motor, kini makin banyak lagi jalan yang tidak bisa dilewati motor?

Betul riders, ini sudah menjadi wacana di dalam Pemprov DKI Jakarta dan juga Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan tentunya hal-hal seperti ini pastinya menuai pro dan kontra!

Nanti Jalan Mana Saja Yang Tidak Boleh Dilewati Motor?

Seperti yang dilihat dari beberapa media, inilah jalan-jalan yang nantinya akan disterilkan dari pengendara roda dua (motor):

  1. Jalan Jenderal Sudirman (DKI Jakarta)
  2. Jalan Rasuna Said (DKI Jakarta)
  3. Jalan Jenderal Sudirman (Tengerang)
  4. Jalan H Juanda (Tangerang)
  5. Jalan Raya Serpong (Tangerang Selatan)
  6. Jalan Jenderal Ahmad Yani (Bekasi)
  7. Jalan Raya Margonda (Depok)
  8. Jalan Padjajaran (Bogor)

Menyusul Jalan M. Thamrin yang sudah tidak boleh dilewati sepeda motor, ternyata ada tambahan 8 jalan lagi di Jakarta dan juga sekitarnya lho! Makin banyak aja nih! 🙁

Awalnya Pemprov DKI Jakarta hanya merencanakan menutup akses motor di Jalan Jendral Sudirman (dari Patung Kuda Monas hingga Bundaran Senayan) dan Jalan Rasuna Said, tetapi menurut BPTJ alangkah baiknya ini juga bisa diaplikasikan di sekitaran Jakarta.

Apa Kata Orang Mengenai Kebijakan Ini?

Pastinya pro dan kontra sih, riders. Terutama yang sehari-hari menggunakan mobil dan kendaraan umum, ini menjadi hal yang oke-oke saja buat mereka karena mengurangi jumlah motor di jalan tertentu.

Kalo bagi pengendara motor, ini merupakan hal yang menyulitkan bagi mereka, karena pastinya akan ada kebingungan jika ingin melintasi jalan tertentu.

Kedua opini tersebut tentunya tidak bisa dijadikan referensi siapa yang salah dan siapa yang benar, karena memang tidak ada textbook yang menyatakan mana yang lebih benar. Hanya hasil akhirnya nanti kita lihat akan berdampak seperti apa.

Apa Kata Inside Helmet Tentang Kebijakan Ini?

Sebenarnya kalo dari Inside Helmet sih merasa agak sedih karena saya sendiri pengendara motor. Melihat kebijakan ini seperti melihat pihak pengendara motor yang semakin dibatas-batasi (dimulai dari tidak boleh masuk jalan tol hingga beberapa ruas jalan umum yang juga melarang motor untuk lewat).

Tetapi tentunya saya enggak mau berpikir subjektif dan egois, karena tujuan baiknya memang untuk mencoba mengurangi kemacetan karena jumlah motor yang sudah sangat banyak.

Ditambah lagi para pengendara motor juga kebanyakan belum benar-benar memahami aturan, safety riding, dan tata cara berkendara yang baik sehingga tidak sedikit kecelakaan lalu lintas dari kecelakaan ringan hingga berat.

Tetapi di sisi lain juga pastinya akan semakin sulit bagi banyak orang yang sudah terbiasa menggunakan motor untuk keseharian. Abis ini apakah akan tambah banyak yang menggunakan mobil? Bisa jadi!

Motor Dilarang Lewat

Ditambah, jika memang motor dibatas-batasi seperti ini, alangkah baiknya infrastruktur dan kendaraan umum dimantapkan terlebih dahulu sehingga pengendara roda dua pun tidak banyak mikir untuk langsung berpindah menggunakan transportasi umum.

Lalu, mungkin juga alangkah baiknya jika jalanan yang pada hari Senin-Jumat dilarang dilintasi motor, dibuka bebas pada hari Sabtu dan Minggu di mana kepadatan jalan lebih ringan dibandingkan hari-hari kerja.

Kenapa begitu? Ini berdampak ke satmori dan sunmori bro! Kemana lagi harus riding enak di Jakarta? 😛 Tapi kita lihat aja dulu yaa, kalo memang tidak berfungsi dengan baik, pastinya akan direvisi kok!

Gimana menurut riders? Yuk share pendapat kalian tentang jalan yang motor tidak boleh lewat di Jabodetabek di bagian komentar!

Pria kelahiran 13 Agustus 1990 ini memiliki hobi seputar motor dan juga blogging. Bekerja di dunia digital marketing juga membuat Arvy lebih senang mendalami content marketing. Sekarang ini, Arvy sedang menggunakan Suzuki GSX-R600 tahun 2008 sebagai motor "hobi"nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here