Happy New Year 2015 & 5 Tips Menghindari Kecelakaan Motor

0
Honda CBR250R Headlamp Honda MegaPro
Naked Street Bike Honda CBR250R 2011 Dengan Headlamp MegaPro

Hello semua! Pertama-tama Inside Helmet ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru 2015, semoga 2014 menjadi tahun yang menyenangkan, dan tahun 2015 menjadi tahun yang lebih menyenangkan bagi kita semua. Sukses dalam pendidikan, pekerjaan, dan keluarga! Yang libur panjang dan ambil cuti pasti uda nyiapin motornya masing-masing entah untuk riding keliling seperti biasa, atau touring dari yang jarak dekat sampai nyebrang pulau.

Honda CBR250 2011 Warna Hitam Helm KYT Vendetta 2
Beber Honda CBR250R Sebelum Nabrak

Nah itu sebenarnya rencana Inside Helmet di libur panjang akhir tahun (baca: cuti bro) untuk jalan-jalan sama si Beber Honda CBR250R. Tapi apa daya riders, pas tepat hari Minggu, 21 Desember 2015, kecelakaan menimpa si Beber. Waktu jalan pulang dari arah Slipi ke arah Semanggi, ada mobil box yang rem mendadak di jalur tengah. Udah coba rem, tapi enggak sempat juga (padalah enggak ngebut lho). Alhasil, nabrak deh dan waktu itu badan terbang melayang sampe bisa liat si Beber di bawah udah tergeletak. Untungnya pakai helm jadinya aman, dan untungnya juga enggak ngebut, ato enggak badan udah besat besot dan amit-amit ada yang patah tulang. Hanya keseleo aja karena pas jatohnya di bagian kanan badan. Mobil box pun stop dan meminta maaf, alasannya karena dia lagi bengong dan lupa mau belok kiri… Well, harusnya juga tidak boleh rem mendadak seperti itu.

Honda CBR250R 2011 Black Crashed
Mika Lampu dan Spakbor Pecah, Upper Fairing Bracket Bengkok, Fairing Juga Retak…

Beber, si Honda CBR250R, akhirnya harus pulang dengan luka-luka. Mika headlamp pecah, spakbor depan juga pecah, upper-fairing bracket dan tempat plat nomor pun bengkok, fairing kiri retak, body belakang dan pegangan untuk penumpang bagian kanan besot, cover knalpot bonyok dan besot, handle rem bengkok ke bawah, karet lampu sein copot, dan yang pasti… sakitnya tuh, di siniiii! Beberapa parts harus dibeli seperti mika headlamp (tanpa bohlam) dengan harga Rp1,300,000 dan spakbor depan seharga Rp300,000. Untuk fairing, body, handle, dan knalpot bisa dibenerin dengan bantuan lem, fiber, dempul, dan pilox sehingga tidak perlu beli body yang harganya cukup mahal. Supir mobil box yang tadinya mau bantu ganti rugi, akhirnya kabur enggak bisa dihubungi lagi setelah tau nominal harga yang harus diganti…

Nah, enggak pengen dong kejadian seperti ini juga. Inside Helmet sedikit belajar dari kejadian ini, dan inilah tips agar kalian lebih berhati-hati dan semoga bisa menghindari kecelakaan motor yang tidak diinginkan:

1. Gear Up sudah jadi kewajiban

Terkadang paling diremehkan, tapi ini yang paling bisa menyelamatkan kita di berbagai jenis kecelakaan lalu lintas. Riding gear itu berguna di beberapa hal untuk membantu konsentrasi kita berkendara. Misalkan helm yang kita pakai, itu melindungi dari debu yang bisa nyelip di mata, atau sepatu bisa melindungi kaki dari bebatuan. Kalo mata kelilipan terus jempol kena kerikil, bisa-bisa enggak konsen terus jadi maut kan.. Riding gear itu juga untuk melindungi diri kita. Namanya juga kita naik motor, kalo kenapa-kenapa kan kontak langsung dengan jalanan atau pohon atau trotoar, atau apapun itu. Jadi, mau ada kecelakaan atau tidak (dan kita enggak tau juga kan..) utamakan keselamatan dan biasakan menggunakan perlengkapan riding yang baik dan benar dari ujung kepala sampai ujung kaki. Motor rusak masih bisa diperbaiki, kalo tubuh kita rusak? Susah, malah bisa-bisa mustahil untuk diperbaiki terutama nyawa..

2. Motor memiliki part yang wajib

Apa hubungan part motor dengan menghindari kecelakaan? Beberapa part yang penting adalah kaca spion (yang sesuai, bukan yang cuma buat pajangan ya) biar kita bisa liat belakang kita kalo mau belok ataupun stop, bisa juga digunakan untuk waspada saat riding. Kalo ada yang aneh saat riding dan keliatan di kaca spion, kita bisa mengambil keputusan yang cepat.

Lalu lampu sein yang berfungsi dengan benar (lampu seinnya jangan yang 24/7 kedap kedip dua-duanya). Dan yang namanya lampu sein itu berwarna orange, jangan diganti ke warna merah, biru, apalagi pelangi. Bingung nanti orang liat riders itu motor apa lampu dugem. Bisa-bisa diseruduk karena mereka enggak tau.

Selain itu part penting yang wajib adalah lampu depan dan juga belakang, terutama di malam hari. Di beberapa tempat di Indonesia masih ada saja yang belum memiliki penerangan yang cukup, dan kalo matahari udah terbenam bisa-bisa enggak keliatan tu jalanan. Maka dari itu, penting buat riders untuk punya lampu depan dan belakang yang berfungsi dengan baik dan benar. Baik maksudnya nyala lampunya, benar maksudnya jangan diganti aneh-aneh warnanya. Warna standard pabrikan untuk headlamp sebenarnya udah yang paling benar, karena kita bisa melihat lebih jelas dibandingkan warna lampu lainnya. Bisa-bisa nanti malah nyungsep ke got lagi.. Selain itu, menggunakan warna lampu yang berbeda akan mengganggu dan membuat bingung pengendara lainnya di malam hari. Jangan sampe juga lampu depan atau(dan) belakang itu mati, jangan sampe pengendara lain enggak bisa ngeliat riders di jalan.

Honda CBR250R Hitam Tanpa Fairing
Bongkar si Beber Nih, Jadi Naked Bike 😀

3. Selalu waspada dan jangan bengong

Kalo kalian udah di jalan, mau jalannya lagi sepi ataupun ramai, jangan terlalu banyak mikirin hal yang lain dulu, karena kadang-kadang kalo udah kepikiran, bisa-bisa jadi bengong. Bahaya bengong adalah enggak bisa konsentrasi penuh, kalo tiba-tiba ada sesuatu di sekitar kita, bisa-bisa jadi bahaya. Makan dan minum air yang cukup juga sebelum perjalanan, biar di tengah jalan enggak hilang konsentrasi karena lapar atau dehidrasi. Riding itu mengeluarkan keringat lhoo.

4. Jangan berada (terlalu lama dan dekat) di belakang kendaraan lain

Namanya jalanan padat, biasanya kita lupa dengan jarak antara kendaraan kita dengan kendaraan orang lain, padahal terlalu dekat dengan kendaraan lain itu cukup berbahaya. Bilamana terjadi sesuatu di depan kita, kita tidak bisa bergerak banyak bila terlalu dekat. Yang ada kita kaget dan tidak sempat bereaksi dengan keadaan. Saat riding, disarankan untuk mengambil agak ke pinggir sehingga kita bisa melihat apa yang ada di depan rider / driver di depan kita dan juga menjaga jarak yang cukup untuk berjaga-jaga.

5. Patuhilah peraturan lalu lintas karena kebutuhan keselamatan

Yuk, udah saatnya peraturan berkendara itu diperhatikan. Banyak dari sodara-sodara kita yang kena musibah karena lalai mematuhi peraturan lalu lintas. Sulit? Mungkin. Tapi bisa dicoba dari hal kecil seperti berhentilah di saat lampu merah, paling hanya menunggu beberapa detik atau menit. Kalo nerobos pas ada orang lain ngebut, bisa kecelakaan juga kan jadinya, kita juga yang disalahin karena menerobos lampu merah. Selalu perhatikan rambu-rambu jalan seperti kurangi kecepatan, karena di depan bisa ada lalu lintas yang biasanya padat karena, contohnya, ada sekolah.

Yamaha R6 dan Kawasaki ZX6R 636 GoPro View
Walau Lagi ‘Sakit’ Tetep Riding

So, demi menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara untuk diri sendiri dan juga orang lain harus diperhatikan dengan baik. Terlalu meremehkan hal-hal kecil bisa membawa masalah yang lebih besar juga. Memang sih, terkadang kita udah hati-hati, tapi orang lain yang enggak hati-hati, maka dari itu juga jangan lupa point nomor 1 ya, selalu menggunakan pakaian riding yang baik dan benar! Last but not least, get well soon Beber! Enjoy and Ride Safely!

 

Arvy Este
Founder and Writer of Inside Helmet
Motorcycle Blog and Vlog Indonesia
Ride Outside, Write Insight

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here